Sarana Prasarana

BIDANG SARANA PRASARANA

Di samping mengurusi hal-hal yang terkait dengan bangunan dan pengadaan inventaris, bagian sarana prasarana  pada saat ini  juga mengelola kantin dan konveksi.

  1. Kantin Yayasan telah beroperasi di kompleks St.Thomas S.Parman,  Budi Murni Simalingkar dan Budi Murni Jln.Timor. Tujuan utama pengelolaan kantin adalah penyediaan bahan jajanan  yang berkualitas bagi anak-anak dengan harga terjangkau dan menjamin lingkungan kantin agar tetap bersih dan sehat. Keuntungan dari kantin akan diperuntukkan bagi kesejahteraan guru-guru dan pegawai antara lain dalam bentuk perbaikan tunjangan hari Natal ke masa depan.
  2. Mengingat besarnya jumlah siswa di Yayasan kita ( + 33.000 siswa ) Pengurus Yayasan mendirikan unit konveksi dengan memanfaatkan ruang  yang selama ini tidak berfungsi dengan baik karena hanya menjadi tempat tumpukan arsip yang tidak terawat dan berantakan. Kebutuhan siswa terkait konveksi : atribut, topi, dasi, pakaian olah raga, seragam batik dan seragam khusus.

Yayasan juga memperhatikan  bahwa selama ini  pelayanan para supplier terkait kebutuhan tsb.kurang memuaskan dan harga yang dibebankan juga relatif mahal. Dapat dilihat dari catatan keuangan, walaupun pengadaan seragam yang selama ini didahulukan oleh Yayasan, menghabiskan dana sebesar kurang lebih Rp. 2 M pertahun, keuntungan yang diperoleh yayasan tidak lebih dari Rp.5 juta.

Setelah Yayasan mengelola sendiri konveksi tsb.keuntungan bersih  tahun 2019 adalah Rp. 600 juta sudah dikeluarkan gaji bagi 13 orang karyawan dan 1 orang manajer. Keuntungan tersebut masih ditambah lagi dengan stok senilai Rp. 700 juta.

Rencana peruntukan keuntungan ini adalah untuk secara teratur ke depan minimal 1 kali dalam 2 tahun menambah seragam seluruh satpam, pegawai dan guru kita. Selama ini sudah dilakukan penambahan seragam tapi  tidak regular karena sangat tergantung dari apakah ada surplus  pendapatan atau tidak. Untuk pengadaan dinas yang kita gunakan dalam pesta hari ini sebesar hampir Rp. 1 M, bersumber dari keuntungan konveksi dan sebagian lagi diambil dari keuntungan kantin.

Dalam rapat Pengurus Yayasan bersama Pembina yang dilaksanakan tgl.9 Desember 2019, Bp.Uskup  telah berkenan menyetujui rencana pembangunan dan rehab bangunan di lingkungan Yayasan Don Bosco untuk 3 tahun ke depan yakni :

  • Retensi pembangunan gedung S.Parman tahap 2.
  • Pembangunan Asrama Putra Kabanjahe.
  • Pembangunan aula dan ruangan kelas di SMP dan SMA Seribudolok.
  • Pembangunan laboratorium Tanjung Selamat.
  • Renovasi asrama, pagar dan pembangunan ruangan kelas di SMA Cinta kasih Tebingtinggi.
  • Pembangunan gedung SD Budi Murni 7
  • Penambahan ruangan kelas SD Vinsensius Pakpak Barat.
  • Renovasi gedung di kompleks St.Antonius Bangun Mulia.
  • Pembangunan ruangan laboratorium dan komputer di SMA Katolik Kabanjahe.
  • Pengecatan gedung SD St.Yoseph Jln.Pemuda.
  •  Renovasi kantin unit Pemuda.

Satu hal yang diminta oleh Bp.Uskup terkait rencana bangunan dan rehab ini adalah bahwa setiap unit yang membutuhkannya harus mempersiapkan studi kelayakan,  rencana tata kelola dan cashflow terutama untuk asrama.

Demikian laporan dari Sarana Prasarana. Terima kasih.

iiiiiiiiiiiiiiiiii